Jumat, 27 Februari 2009

seni patung


(TULISAN TERCETAK TEBAL/MERAH HARAP ANDA GANTI)

KARYA TULIS

Disusun dan diajukan untuk memenuhi tugas-tugas
dan melengkapi syarat-syarat dalam menempuh UAN/UAS
SMP/SMA ANDA









Disusun oleh :


Nama : IFAN SUMADEWA
No Induk/Presensi : 0310 / 03
Kelas : XA








SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ATAS
SMP/SMA MANA???
SUKOHARJO (DAERAH MANA)
Tahun ajaran 2008/2009



PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN




Karya tulis ini telah disetujui oleh guru pembimbing dan kepala sekolah SMP/SMA MANA??? sebagai syarat mengikuti Ujian Akhir Nasional / Ujian Akhir sekoleh SMP/SMA MANA??? Tahun pelajaran 2008/2009.








Hari :
Tanggal :








Kepala Sekolah Mengetahui Pembimbing






Bp.H SUMARJO IBU. HJ.DALIYEM
NIP : 131340029 NIP : 130899704










PERSEMBAHAN
Karya tulis ini saya persembahkan kepada :



 Bp. Drs.H.jangkung Haryanto selaku kepala sekolah SMP/SMA MANA???
 IBU. HJ.DALIYEM selaku guru pembimbing
 Wali kelas X A
 Bapak/Ibu SMP/SMA MANA???
 Kedua orang tua saya yang saya cintai.
 Kakak dan adik yang saya cintai
 Teman-teman dan adik kelas yang saya banggakan


































ii

MOTTO




 Benahilah dirimu sendiri sebelum kamu benahi orang lain.
 Ilmu adalah cahaya dari segala yang menutup seorang dari kegelapan.
 Ilmu itu bagaikan binatang buruan.
 Kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan hati.
 Menjadi diri sendiri adalah hal yang indah.
 Berpikir sebelum bertindak.
 Pekerjaan yang bagus dibuat dengan kemenangan hati.
 Hari baik atau hari buruk, tergantung bagaimana kita menjalaninya.
 Kecerdasan sejati adalah berbagai pengetahuan antar generasi.
 Kuatnya hati terlahir dari i-sumeda yang kental.
 Tekun adalah salah satu modal kesuksesan.
 Gunakan waktumu dengan sebaik-baiknya.
 Tiada kemenangan tanpa pengorbanan, tiada kebahagiaan tanpa derita.
 Sholatlah kamu sebelum kamu di solatkan.

























iii

KATA PENGANTAR







Puji syukur penulis panjatkan kepada kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “SENI PATUNG” tanpa halangan suatu apapun.
SENI PATUNG ini berisi manfaat atau fungsi patung, jenis patung, media seni patung dan sebagainya,manfaat atau fungsi patung adalah sebagai hiasan suatu ruangan, keagamaan atau monument dan lain-lain, karma itu penulis memilih judul atau tema “SENI PATUNG” yang sangat bagus.
Karya tulis ini disusun penulis dengan tujuan untuk melengkapi salah satu syarat mengikuti ujian akhir sekolah SMP/SMA MANA???tahun ajaran 2008/2009. Penulis karya tulis ini tentunya tidak lepas dari bantuan beberapa pihak oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada :

 Kepala sekolah SMP/SMA MANA???yang telah memberi izin untuk mengadakan kunjungan kesuatu usaha.
 Ibu Hj. DALIYEM selaku guru pembimbing dan wali kelas telah memberikan bimbingan kepada penulis dalam penulisan karya tulis ini.
 Heri yang telah memberi izin untuk melakukan penelitian di usahanya pada patung.

Akhir kata penulis memang masih merasakan bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna, namun dengan adanya karya tulis ini kiranya dapat menambah pengetahuan.







Sukoharjo, November 2010



penulis


iv



DAFTAR ISI






Halaman
Pesetujuan dan pengesahan i
Persembahan ii
Moto iii
Kata pengantar iv
Daftar isi v
A. BAB I 1
i. Latar Belakang 1
ii. Tujuan Penulisan 1
iii. Ruang Lingkup Masalah 1
iv. Metode penulisan 1-2
v. Sistematika penulisan 2
B. BAB II 3-6
C. BAB III 7
i.Kesimpulan 7
ii.Saran 7
Daftar Pustaka 8
Lampiran 9


















v
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Penulis sengaja memilih tema/judul “SENI PATUNG” karena ingin tahu lebih jelas lagi tentang seni patung. Seni patung itu mempunyai banyak manfaat. Begitu pula fungsi patung itu sendiri yang akan penulis paparkan kedalam bab yang selanjutnya. Patung mempunyai ciri-ciri yang dapat memikat seseorang yaitu corak patung, ragam patung, dan sebagainya. Media seni patung dan cara membuat patung. Hal-hal yang ada di atas akan penulis paparkan kedalam bab yang selsnjutnya.

B. TUJUAN PENULISAN
Tujuan umum :
Agar semua orang dapat mengetahui tentang seni patung dan dapat memanfaatkanya.

Tujuan khusus :
Untuk memenuhi salah satu syarat guna mengikuti Ujian Akhir Sekolah/Ujian Nasional SMP/SMA MANA???tahun pelajaran 2008/2009.

C. RUANG LINGKUP
Letak pembuatan Seni patung itu sangat strategis sekali karena tempatnya persis disisi jalan raya yang banyak sekali orang yang mencari-cari. Karya-karya seni yang di buat bagus sekali. Karya-karya seni itu penulis foto yang akan di tempelkan pada halaman lampiran, ada juga foto tentang seketsa yang sedang di buat saat ini. Pengunjung yang ada disana cukup banyak.

D. METODE PENULISAN
Dalam rangka penulis menyusun karya tulis ini. Penulis memakai beberapa metode untuk mendapatkan bahan yang penulis susun. Metode yang penulis gunakan antara lain :
 1. Observasi (penelitian)
Dalam mendapatkan bahan dalam pembuatan karya tulis ini, penulis menggunakan 2 jenis metode observasi yaitu :
a. Observasi secara langsung
Yaitu teknik atau cara pengumpulan data dimana penulis mengadakan pengamatan secara langsung dengan terjun ketempat yang akan di jadikan bahan dalam penulisan karya tulis ini.
b. Secara tidak langsung
Yaitu teknik pengumpulan data dimana penulis mendapatkan bahan melalui perantara antara lain : selebaran, buku-buku, lukisan, foto yang diperoleh dari orang.


1
 2. Interview (wawancara/Tanya jawab)
Yaitu metode wawancara dengan pihak terkait dalam objek yang di jadikan bahan penyusun karya tulis.
 3. study literature
Cara mencari informasi tambahan sebagai bahan perbandingan antara data-data yang telah penulis dapatkan.

E. SISTEMATIK PENULISAN
Agar pembaca dapat dengan mudah untuk mengetahui karya tulis ini, penulis membuat sistematika penulisan karya tulis sebagai berikut :
 BAB I PENDAHULUAN
A. Alasan pemilihan judul
B. Latar belakang
C. Tujuan
D. Ruang lingkup
E. Metode pengumpulan data
F. Sistematika penulisan
 BAB II ISI
A. Pengertian patung
B. Fungsi patung
C. Corak patung
D. Ragam patung
E. Media patung
F. Membuat patung
 BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran


















2
BAB II
ISI

A. PENGERTIAN PATUNG
Patung merupakan karya seni rupa tiga dimensi. Kamus Besar Indonesia bertuliskan bahwa, patung adalah benda tiruan bentuk manusia dan binatang yang cara pembuatanya dipahat pengertian ini didasarkan terjemahan dari bahasa inggris SCULPTURE, karena pematung jaman dahulu menggunakan tehnik pahat.
Seni patung disebut juga plasticart atau seni plastic, mudah dibentuk sesuka hati. Seni patung bisa di artikan sebagai seni bentuk (bentuk-bentuk yang memiliki keindahan)

B. FUNGSI PATUNG
Seni patung pada zaman dahulu di buat untuk kepentingan keagamaan, pada jaman hindu dan budha, patung di buat untuk menghormati dewa atau orang yang di jadikan teladan. Pada perkembangan selanjutnya patung di buat untuk monument/ peringatan suatu peristiwa besar pada suatu bangsa, kelompok atau perorangan.
Pada jaman sekarang seni patung sering di ciptakan untuk hiasan penciptanya lebih bebas dan bervariasi dan seni patung itu di ciptakan untuk dinik mati nilai keindahan bentuknya.
Secara umum berdasarkan pembutanya seni patung ada 6 macam yaitu :
- patung religi, untuk sarana beri badah,bermakna relijius.
- Patung monument, untuk peringatan peristiwa bersejarah atau jasa seorang pahlawan.
- Patung arsitektur, patung yang ikut aktif berfungsi dalam kontruksi bangunan.
- Patung dekonasi, untuk menghias bangunan atau lingkungan taman.
- Patung seni, patung seni untuk di nikmati keindahan bentuknya.
- Patung kerajinan, hasil dari para pengrajin.

C. CORAK PATUNG
Pada masa lampau sudah dikenal patung primitive seperti patung asmat di irian jaya dan sulawesi selatan (tanah toraja). Pada masa kerajaan hindu budha di jawa dan bali banyak sekali di temukan hasil karya seni patung terutama di candi hindu dan budha yang bercorak tradisional.
Dilihat dari perwujudtanya, ragam seni patung moderen dapat di bedakan menjadi 3 corak sebagai berikut :
- corak imitatif / realis
yaitu tiruan alam seperti manusia, binatang dan tumbuhan
- corak dekoratif
yaitu bentuk-bentuk alam yang di olah / di ubah menurut gagasan imajinasi pematung
- corak nonfiguratif/abstrak
yaitu bentuknya telah banyak berubah.




3
D. RAGAM PATUNG
Penampilan karya patung bermacam-macam jenisnya, hal ini dapat kita saksikan dirumah, di taman atau di museum. Jenis karya patung dapat di bedakan menjadi 3 yaitu :
1. patung dada
patung dada adalah penampilan karya patung sebatas dada ke atas atau bagian kepala.
2. patung torsa
torsa di sebut juga badan.patung torsa adalah penampilan karya patung yang hanya menampilkan bagian dada,dari dada, pinggang, dan panggul.
3. patung lengkap
penampilan karya patung lengkap maksudnya terdiri dalam badan, anggota badan, anggota badan bagian atas dan bagian bawah serta kepala.

E. MEDIA SENI PATUNG
Media seni patung adalah berupa bahan, alat, dan teknik yang diperlukan dalam seni patung.
A. BAHAN
 bahan seni patung dapat di bedakan menjadi tiga yaitu :
- bahan lunak
Yang dimaksud bahan lunak adalah material yang empuk dan mudah di bentuk misalnya : tanah liat, lilin, sabun. Tanah liat yang baik harus bersih dari kerikil, akar, rumput, dll. Daya susut tanah tidak lebih dari 10%,supaya kalau sudah kering tidak pecah/ hancur,tanah liat harus juga cukup elastis artinya mudah di bentuk, tidak telalu lembek atau terlalu keras. Untuk bahan plastisin (lilin) mudah dapat di took, tingkat plastisinya bermacam-macam, ada yang sangat lembek, cukup lembek, dan agak lembek. Bahan sabun mudah di bentuk,akan tetapi ukuranya kecil, kita tidak bisa berkarya lebih besar.
- bahan sedang
Artinya bahan itu tidak lunak dan tidak keras. Contohnya : kayu waru,kayu sengan, kayu randu,dan kayu mahoni.
- bahan keras
Bahan keras dapat berupa kayu atau batu-batuan. Contohnya : kayu jati, kayu sonokeling dan kayu ulin. Bahan batu-batuan antara lain batu padas, batu granit, batu andesit, dan batu pualam (manmer).
Selain bahan-bahan tersebut masih ada bahan yang dapat dipergunakan untuk membuat patung yaitu semen-pasir, gips, kuningan, perunggu, emas dan sebagainya.








4
B. ALAT
Peralatan yang digunakan untuk membuat patung tergantung kepada bahan dan tekniknya alat-alat yang digunakan :
- butsir adalah alat Bantu untuk membuat patung terbuat dari kayu dan kawat.
- Meja putar adalah meja untuk membuat patung dan dapat di gerakan denagan cara diputar,fungsinya untuk memudahkan dalam mengontrol bentuk dari berbagai arah.
- Pahat
- Palu
- Cetakan berfungsi untuk mengencangkan ikatan kawat dan memotong ikatan kawat.
- Sendok adokan berfungsi untuk mengambil adonan dan menempelkanya pada kerangka patung.
C. TEKNIK
Teknik adalah cara untuk melakukan sesuatu.teknik pembuatan patung ada 4 yaitu :
- teknik membutsin
teknik dengan cara memijat,menambah dan mengurangi bahan yang di bentuk
- teknik memahat
teknik dengan cara menggunakan bahan yang di bentuk, teknik ini tidak bisa dilakukan penambahan/penambalan.
- teknik mencetak
teknik ini umumnya cair atau bahan yang bisa di cairkan.
- teknik konstruksi
membuat patung dengan cara menyusun bahan, baik kerangka/tanpa kerangka.
F. MEMBUAT PATUNG
1. Patung bahan lunak
Teknik membuatnya dengan cara membutsin langkah-langkah pengerjaanya sebagai berikut :
a. siapkan tanah liat/ plastisin. Butsir, air, meja putar, gambar racangan patung.
b. Tempatkan tanah liat atau plastisin di atas meja putar, sedikit demi sedikit sambil meja di putar.
c. Pijat-pijat bahan hinga mendekati bahan yang diinginkan sambil dikasih air sedikit demi sedikit, secara global jika bahan kurang bisa di tambah, sebaiknya bila berlebihan bisa dikurangi.
d. Sempurnakan bentuk dengan alat Bantu butsir dan berikan sentuhan akhir dengan pembentukan lebih detail atau sempurna dan dihaluskan.



5

2. patung bahan keras
Dikerjakan dengan cara memahat/mengukir langkah langkah pengerjaanya sebagai berikut :
a. siapkan balok kayu sesuai ukuran yang kita inginkan dan pindahkan gambar/pola di atas permukaan balok kayu.
b. Lakukan pemotongan dengan gergaji dari 4 sisi, pembentukan sedikit demi sedikit hingga mendekati bentuk global.
c. Buatlah bentuk global,bandingkan dengan gambar/pola/gagasan dengan amplas supaya halus.
d. Lanjutkan dengan membuat bentuk ujung lebih detail/sempurna dan haluskan dengan amplas lagi.
e. Difirising dengan menggunakan cat akritik/melamin
































6

BAB III





A. KESIMPULAN

Setelah memaparkan isi pada bab-bab yang sebelumnya, penulis mendapatkan kesimpulan yang berkaitan dengan isi karya tulis ini. Penulis dapat menyimpulkan isi karya tulis ini sebagai berikut.

o Seni patung dapat di lakukan di rumah sebagai pekerjaan sampingan.
o Seni patung juga dapat mengepresikan karya sendiri.
o Seni patung membuat rumah kita nampak lebih indah dan nyaman untuk di lihat.
o Seni patung dapat menumbuhkan rasa kemandirian kita.

B. SARAN

Setelah memaparkan isi pada bab-bab yang sebelumnya, penulis mempunyai beberapa saran yaitu :
o kita sebagai generasi muda bangsa harus terus berkarya demi bangsa dan Negara.




















7
DAFTAR PUSTAKA




Drs.Dany Hariyanto. 2004, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Solo. Delima Solo……
Ifan.m . google.com/ifanhacker.blogspot.com…







































8

0 komentar:

Poskan Komentar

 

:::ifand zone::: Copyright © 2008 D'Black by Ipiet's Blogger Template